Spesifikasi Mobil Van – Mazda E2000

Konon di era tahun 1990an, mobil berjenis van paling nyaman untuk mudik adalah yang satu ini, Mazda E2000.

Van bongsor dari Mazda ini ternyata juga masih tangguh, sehingga sampai sekarang pun, masih seliweran di jalur mudik.

Mazda pernah membuat minibus dan menjualnya ke Indonesia pada era 70an dengan nama Bongo. 

Setelah vakum cukup lama, Mazda kembali menghidupkan Bongo dengan menghadirkan Mazda E2000 ke Indonesia pada tahun 1996. 

Mazda E2000 ini sebenarnya merupakan Bongo generasi ke-3 yang sudah ada di Jepang sejak 1983. 

Diluar sana, mobil ini dikenal juga dengan nama Mazda Bongo, Eunos Cargo, Ford Econovan, Ford Spectron, Kia Wide Bongo dan Nissan Vanette yang semuanya dibangun dengan platform Ford-Mazda SS.

APM Mazda saat itu, Indomobil Mazda baru memasarkan mobil ini ke Indonesia pada tahun 1996. 

Saat itu, Mazda E2000 tersedia dalam 2 varian yaitu standard dan limited. 

Secara fitur, hampir tidak ada perbedaan antara kedua varian tersebut. Perbedaan ada pada tirai jendela atau gorden serta motif pada jok. 

Sekitar tahun 1999, Mazda E2000 ini sudah tidak dijual di Jepang namun penjualannya masih lanjut di Indonesia. 

Pada tahun 2001, Mazda E2000 ini mengalami sedikit penyegaran dengan tambahan fitur berupa CD changer.

Mazda Indomobil membekali E2000 ini dengan fitur JDM seperti warna sliding door, two tone, spion kiri lebih maju posisinya, spion parkir dibelakang dan spoiler wing. 

Kabin Paling Mewah dan Nyaman Kala Itu

Mazda E2000 ini menawarkan berbagai fitur yang tergolong mewah untuk kelas mobil keluarga 8 penumpang. 

Power window, power steering dan central lock sudah menjadi fitur standar yang ada di mobil ini. 

Untuk kemudahan akses keluar masuk penumpang, digunakan pintu geser atau sliding door di bagian tengah sisi kiri. 

Sisi kanannya tidak dilengkapi sliding door karena disana terdapat cool box atau kulkas untuk menyimpan minuman dan membuatnya tetap dingin untuk dinikmati penumpang belakang. 

AC double blowernya memiliki peletakan yang unik seperti bus kelas eksekutif sehingga penumpang baris ke-3 masih merasakan AC. 

Pengaturan jok belakangnya bisa begitu leluasa karena selain bisa diratakan, juga untuk jok tengah bisa diputar 360 derajat.

Kelebihan Mazda E2000 adalah nyaman untuk penumpang terutama penumpang belakang. 

Selain karena jok, suspensi mobil ini juga terkenal lembut dan empuk. 

Fitur-fitur yang disediakan mobil ini termasuk terlalu lengkap di kelasnya, malah masih belum umum untuk MPV jaman sekarang seperti jok tengah yang diputar. 

Spesifikasi Mesin Mazda E2000

Mesin yang dipakai Mazda E2000 versi Indonesia hanyalah mesin Mazda FE 2000cc SOHC 8 valve dengan karburator yang sama seperti Mazda Capella. 

Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 86Hp pada 4500Rpm dan torsi 152Nm pada 2500Rpm. 

Peletakkan mesin ini sendiri berada tepat dibawah jok depan seperti minibus tanpa bonet pada umumnya. 

Untuk menggerakkan roda belakang, digunakan transmisi manual 5 percepatan.

Mesin 2.000 cc karburatornya terasa masih kurang bertenaga untuk mengangkut bodi Mazda E2000 yang berat.

Jadi wajar pada akhirnya membuat konsumsi bensinnya terkenal boros. Rata-rata untuk pemakaian dalam kota berkisar 6 kpl sampai 7 kpl tergantung kondisi mesin.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>